Dahulu seorang penasihat keuangan papan atas, Hay Man kehilangan segalanya dan pindah dari rumah mewahnya di Deep Water Bay ke rumah sederhana milik sepupunya di kawasan “Deep Water Bo”. Demi memulihkan nasibnya, ia bersedia melatih tim sepak bola U-12 yang tangguh namun kurang terorganisir—yang dipimpin oleh sepupunya, Ying, dan anak-anak setempat—untuk sebuah liga yang diselenggarakan oleh seorang pewaris kaya yang naif. Apa yang awalnya terasa sebagai tugas yang enggan ia jalani perlahan berubah menjadi hubungan bimbingan yang tulus; Hay Man membantu anak-anak tersebut menghadapi berbagai tantangan sekaligus menemukan kembali tujuan hidupnya sendiri. Saat tim yang tidak diunggulkan itu berhasil melaju ke babak final, ia dihadapkan pada pilihan sulit antara kehidupan mewah masa lalunya dan jati diri baru yang telah ia temukan.










